Rabu, 06 Juni 2012

Ringkasan BAB 1 - BAB 6

BAB 1 Perbedaan Akuntansi Internasional dengan Akuntansi lain : Akuntansi Internasional  Yang dilaporkan adalah perusahaan multinasional (multinational company – MNC).  Operasi transaksi melintasi batas-batas negara.  Pelaporan ditujukan kepada pengguna yang berlokasi di negara selain negara perusahaan. Tiga Bidang Cakupan Akuntansi Internasional : 1. Pengukuran. 2. Pengungkapan. 3. Auditing. Trend Akuntansi Internasional : 1. Akuntansi banyak digunakan diberbagai negara, tetapi masing-masing negara menerapkan dengan standar dan praktek akuntansi yang sesuai dengan hukum nasional. 2. Terakhir, hingga saat ini terus diupayakan untuk mempersempit perbedaan dalam pengukuran, pengungkapan, dan Auditing. Fenomena Kompetisi Global : 1. Kompetisi global mendorong akuntansi internasional berperan penting. 2. Standar baru yang melampaui batas-batas negara menjadi hal yang wajar digunakan. BAB 2 Perkembangan I. Standar dan praktek akuntansi masing-masing negara merupakan hasil interaksi faktor ekonomi, sejarah, kelembagaan dan budaya. II. Faktor-faktor yang memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan akuntansi. Hubungan Budaya dan Akuntansi :  Dimensi Budaya meliputi: a). individualisme, b). jarak kekuasaan, c). penghindaran ketidakpastian, dan d). Maskulinitas (Hofstede, 1980).  Hubungan budaya dan akuntansi bisa dilihat dari 4 dimensi nilai akuntansi (Gray, 1988) Pendekatan terhadap perkembangan Akuntansi : a. Pendekatan Makro-ekonomi b.Pendekatan Mikro-ekonomi c.Pendekatan independen d. Pendekatan yang seragam Klasifikasi menurut sistem hukum : 1. Akuntansi dalam negara-negara hukum umum memiliki karakteristik berorientasi pada “penyajian wajar”, transparan, full disclousure, dan pemisahan antara akuntansi keuangan dan pajak. 2. Akuntansi dalam negara-negara hukum kode memiliki karakteristik berorientasi pada legalistik, tidak membiarkan pengungkapan dalam jumlah kurang, dan kesesuaian antara akuntansi keuangan dan pajak. Alasan hilangnya perbedaan tingkat nasional : 1. Banyak perusahaan telah listing di bursa saham di luar negera asal. 2. Tanggung jawab pembentukan standar akuntansi beralih dari pemerintah ke sektor swasta yang profesional dan independen, seperti di Jerman dan Jepang. 3. Pasar saham sebagai sumber pendanaan semakin tumbuh di seluruh dunia. Bab 3 KOMPARATIF AKUNTANSI Alasan utama perbedaan praktek akuntansi dengan standar. 1. Hukuman terhadap ketidakpatuhan terhadap ketentuan akuntansi lemah dan tidak efektif. 2. Perusahaan boleh melaporkan informasi lebih banyak dari yang seharusnya. 3. Beberapa negara memperbolehan perusahaan mengabaikan standar akuntansi jika operasi dan posisi keuangan tersaji lebih baik. 4. Beberapa negara, standar akuntansi hanya berlaku untuk laporan keuangan perusahaan, bukan laporan konsolidasi. Sistem Akuntansi Nasional – Negara Perancis : Standar akuntansi disebut Kode akuntansi nasional (plan comptable code), yang memuat; tujuan & prinsip, pos perkiraan utama, pengakuan dan penilaian, daftar akun, dan laporan keuangan (L/K). Sistem Akuntansi Nasional – Negara Jerman: Menggunakan dasar UU Akuntansi Komprehensif 19 Des 1985. Isinya; 1. Integrasi akuntansi, L/K, pengungkapan dan auditing, 2. UU ini sama dengan Hukum Komersial Jerman (HGB), 3. Dasar utama, konsep dan praktek di Eropa. Bab 4 Alasan pemilihan ke-4 negara : 1. Jumlah penduduk Cina besar dan perusahaan-perusahaan seluruh dunia melakukan bisnis dengan Cina. 2. Ceko merupakan representasi negara bekas anggota blok Soviet. 3. Taiwan sering disebut sebagai “macan Asia” dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. 4. Meksiko sebagai wakil negara Amerika Latin yang telah mempercepat reformasi pada tahun 1990-an. Sistem Akuntansi Nasional – Republik Ceko : Akuntansi di Ceko telah berubah beberapa kali pada abad ke-20. Akuntansi dianggap tidak terlalu penting, sehingga L/K tidak diaudit secara independen. Perkembangan Akuntansi condong ke dunia barat. Sistem Akuntansi Nasional – RR Cina : Di RRC negara mengendalikan kepemilikan, sehingga hak menggunakan dan mendistribusikan alat produksi berlaku secara kaku. Perekonomian Cina disebut perekonomian hibrid (campuran), karena orientasi kendali pemerintah dan swasta berjalan bersama. Sistem Akuntansi Nasional – Taiwan : Taiwan memiliki beberapa industri strategis yang kepemilikannya oleh negara, tetapi sekarang pemerintah perlahan-lahan melakukan privatisasi. Banyak perusahaan dimiliki oleh keluarga pengendali, tetapi kapitalisasi oleh Bursa Efek sangat besar. Sistem Akuntansi Nasional – Meksiko : Bursa efek Meksiko memang terbesar ke-3 di Amerika Latin, tetapi banyak perusahaan lebih menyukai hutang. Walaupun banyak perusahaan dikontrol oleh keluarga, tetapi Meksiko berkomitmen terhadap IAS/IFRS. Bab 5 Pelaporaan dan pengungkapan 1. Pengungkapan Sukarela. 2. Ketentuan Pengungkapan. 3. Debat Pelaporan Keuangan SEC AS. Praktek Pelaporan dan Pengungkapan : 1. Pengungkapan Informasi yang Melihat Masa Depan. 2. Pengungkapan Segmen. 3. Laporan Arus Kas dan Arus Dana. 4. Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial. 5. Pengungkapan Khusus Bagi Pengguna L/K Non-Domestik dan atas Prinsip yang Digunakan. 6. Pengungkapan Tata Kelola Perusahaan. 7. Pengungkapan dan Pelaporan Bisnis Melalui Internet. Pengungkapan Laporan Tahunan di Negara-Negar Pasar Berkembang : Para investor menuntut informasi yang tepat waktu dan kredibel. Regulator merespons dengan membuat ketentuan pengungkapan lebih ketat melalui upaya pengawasan dan penegakan aturan. Pengungkapan laporan tahunan perusahaan perusahaan di negara berkembang secara umum kurang ekstensif dan kurang kredibel, hingga terjadi krisis ekonomi tahun 1997. BAB 6 PELAPORAN KEUANGAN DAN PERUBAHAN HARGA Perubahan harga umum : Inflasi dan Deflasi Perubahan harga spesifik : Perlu memahami istilah akuntansi inflasi Lap. Keuangan dan Perubahan Harga Selama periode inflasi, Lap. Keuangan bisa menyesatkan Nilai aktiva rendah beban rendah laba tinggi Lalu akan berdampak pada pajak, deviden, gaji dan upah, dan kebijakan perusahaan . Ketidakakuratan ini akan mendistorsi : 1. Proyeksi keuangan 2. Anggaran 3. Kinerja Jenis Penyesuaian Inflasi : Penyesuaian tingkat harga umum a. Indeks harga b. Penggunaan indeks harga c. Obyek penyesuaian tingkat harga umum Penyesuaian biaya kini : a. Aktiva tetap dinilai berdasarkan biaya kini b. Laba adalah resources yg bisa diditribusikan dalam suatu periode Badan Standar Akuntansi Internasional : 1. International Accounting Standards Board (IASB) menyatakan dalam International Accounting Standards (IAS) 29 tentang Pelaporan Keuangan dalam Perekonomian Hiperinflasi. 2. Perusahaan yang melakukan pelaporan harus mengungkapkan: Fakta, Kerangka dasar penilaian aktiva, Identitas dan tingkat indeks harga, dan Keuntungan/kerugian moneter. Isu-isu Tentang Inflasi : 1. Perlakuan keuntungan dan kerugian inflasi. 2. Keuntungan dan kerugian Kepemilikan. 3. Akuntansi untuk inflasi di luar negeri. 4. Menghindari kejatuhan ganda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar